Tuesday, December 10, 2019

Ten Years Gone, Never Forgotten

pict source: instagram @metalhammeruk
My life is kinda like a story that if I told you about it, you probably wouldn’t believe. It would seem like fiction. That’s me.
Majalah Metal Hammer mendedikasikan edisi bulan desember tahun ini untuk memperingati sepuluh tahun kepergian The Rev. 

Apa itu majalah Metal Hammer? 

Metal Hammer adalah majalah bulanan yang terbit di Inggris dan membahas tentang musik heavy metal dan rock. 

Siapa itu The Rev

Hmm... Harus mulai dari mana ya membahas manusia satu ini ☺ Singkatnya, si James Owen Sullivan a.k.a The Reverend Tholomew Plague a.k.a The Rev a.k.a Rat Head ini merupakan mantan drummer sekaligus pendiri band beraliran heavy metal bernama Avenged Sevenfold. Selain itu, The Rev juga punya side project band bernama Pinkly Smooth di mana dia berada di posisi lead vocalist sekaligus pianist. Synyster Gates(😍), lead guitaris di Avenged Sevenfold juga bergabung dalam band ini. Oh ya, sebelum mendirikan Avenged Sevenfold, The Rev juga merupakan drummer di band Suburban Legend

Pada akhir desember 2009, The Rev ditemukan meninggal di apartemennya. Setelah dilakukan autopsi, ternyata The Rev mengalami overdosis obat penghilang rasa sakit. Perlu diketahui, The Rev ini memang terlahir dengan kelainan kondisi medis di mana jantung yang membesar, dan katanya itu sangat menyakitkan, makanya dia sering mengonsumsi obat penghilang rasa sakit itu. Namun, tidak diketahui apakah overdosisnya bersifat "kecelakaan" atau "disengaja" yang mana berarti dia bunuh diri. 

"I gonna be a big rockstar and I gonna die before my thirty birthday", begitu dia pernah berucap. Dan ya, ucapannya menjadi kenyataan karena The Rev telah menjadi bintang musik rock yang melegenda dan dia meninggal di usia 28 tahun. 

Sejak kepergian The Rev, Avenged Sevenfold sudah mengeluarkan 3 album, di mana posisi drummernya juga diisi oleh 3 orang berbeda. Di album Nightmare, drumnya dimainkan oleh Mike Portnoy, namun drummer nyentrik yang juga merupakan salah satu idola The Rev ini tidak bergabung dengan band secara resmi. Drummer resmi pertama Avenged Sevenfold setelah The Rev adalah Arin Ilejay, yang menabuh drum di dalam album Hail To The King. Sayangnya, Arin hanya bertahan satu album saja. Terakhir, ada Brooks Wackerman, yang mengisi drum di album The Stage dan bertahan di posisi drummer Avenged Sevenfold hingga sekarang. 

Tanggal 28 Desember tahun ini menggenapi sepuluh tahun kepergian The Rev, namun tidak menghapus sedikitpun kenangan tentang manusia satu ini. Sosok unik dan berbakat seperti The Rev sepertinya memang langka. But now, he's gone. So far away

Rest in peace, Jimmy. Missing you as always.
This is the story of a man,
Who conquered life drink in hand
Ship unmanned.
Marked by genius, channelled good,
By some a bit misunderstood.
They’d been wrong many times before
Some times our saints are sinners,
They blur the lines and lead the way,
Their Way.
Raise hell and a glass in reverence,
The fearless lives of our great saints - our saints.
Never a stranger to late night
snake bite fist fights and empty pints,
Unrivaled heights.
He led with songs, they sang along,
created bonds that held so strong
Some were right and some were wrong
It’s by the sea and at nights end
that’s when the sin and swill begin
That’s when he had that certain light inside his head
For every whisper he would scream
for every draught he shared a drink
For every sorrow there is a light from our St. James

St. James, Avenged Sevenfold

2 comments:

  1. Sebenernya gak tau itu siapa, tapi cerita perjalanan band nya cukup menarik, jadi pengen tau lagi.

    ReplyDelete