Wednesday, November 13, 2019

Mimpi


Menganyam mimpi di antara jaring laba-laba.
Menusuk otak dengan untaian kata. 
Bercengkrama dengan tetesan tinta. Bertemankan kesah, berbalut puja. 
Tak perlulah risau, kata mereka. 
Semua akan berakhir, ujar mereka. 
Dan disinilah aku, dipaksa untuk terus menyulam cahaya. 
Tanpa mereka tahu bahwa sebenarnya aku buta.

0 Comments:

Post a Comment